SMA PLUS PEMBANGUNAN JAYA
 Bintaro

Penetapan Hari Musik Nasional merupakan upaya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap musik. Harapannya mampu meningkatkan prestasi dan rasa percaya diri bagi insan musik Indonesia, terutama siswa-siswi SMA Plus Pembangunan Jaya. Dalam rangka memperingati Hari Musik Nasional, OSIS SMA Plus Pembangunan Jaya mengadakan webinar dengan tema "Musik Indonesia Tuan Rumah di Negeri Sendiri".

Duet MC Arsenio dan Nadya
Duet MC Arsenio dan Nadya
Penyampaian materi oleh narasumber Bapak Singgih Sanjaya dan Kak Rayendra Sunito
Penyampaian materi oleh narasumber Bapak Singgih Sanjaya dan Kak Rayendra Sunito
Penampilan duet dari alumni Kak Bayu Isman dan siswa kelas 10 Daffa
Penampilan duet dari alumni Kak Bayu Isman dan siswa kelas 10 Daffa
Acara disiarkan secara langsung melalui aplikasi zoom dan streaming youtube
Acara disiarkan secara langsung melalui aplikasi zoom dan streaming youtube
Previous Next Play Pause
1 2 3 4

Webinar yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom pada sabtu, 13 Maret 2021 ini mendatangkan narasumber Bapak Singgih Sanjaya (komponis nasional) musisi lulusan ISI Yogyakarta yang banyak memberikan kontribusi terhadap dunia musik di Indonesia - dan Kak Rayendra Sunito yang dikenal dengan kemampuannya dalam memainkan drum yang juga seorang produser musik. Tidak kalah serunya seorang saxoponis bertindak sebagai moderator yang mampu menghidupkan jalannya sesi tanya jawab yaitu, Kak Bayu Isman (musisi dan alumni) dengan ditemani oleh Aaliyah (perwakilan OSIS), sedangkan Arsenio dan Nadya memandu acara yang juga disiarkan secara langsung melalui streaming youtube.

Kegiatan Webinar ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak muda bahwa musik di Indonesia layak untuk mendapatkan apresiasi di negeri sendiri. Karena masih banyaknya kalangan anak muda lebih tertarik dengan musik barat, sedangkan begitu banyaknya karya hebat musisi indonesia yang patut diberi apresiasi. Kedua narasumber juga memberikan motivasi kepada anak muda yang ingin menjadi musisi seperti mereka agar tetap percaya diri untuk terus mengupgrade karya – karya yang telah dibuat, karena bagi mereka berdua sebagai musisi “musik untuk hidup dan hidup untuk musik”. (DC)

Back to top